Praktik Prinsip Pendidikan Yang Memerdekakan

 Kamis, 26 Januari 2023

Oleh Herlia Sri Amawati, S.Pd.I


Cicurug , 26 Januari 2023. Pembekalan hari ke -7 untuk peserta calon pengajar praktik angkatan 8 gelombang 1, membahas materi yang ada di modul 1: Pendidikan Yang Memerdekakan

Ceritakan hal hal yang sudah selaras dengan praktik prinsip pendidikan yang memerdekakan?

Hal-hal yang tidak selaras terkait praktik prinsip pendidikan yang memerdekakan yang dirasa perlu diubah atau dikembangkan bahkan dihilangkan?

Konsep Pendidikan Yang Memerdekakan Ki Hadjar Dewantara adalah konsep yang membuka open minded kita yang bermakna bahwa pendidikan yang menghantarkan pada kemerdekaan dan tidak menggangu kemerdekaan yang lainnya. Dengan kata lain kemerdekaan jiwa dan raga tak ada lagi paksaan, tidak lagi diperintah dan dapat mengkontribusi dirinya untuk orang lain. Akan tetapi maksud merdeka disini, hidup yang selaras dan memiliki kecakapan yang tertib penuh tanggungjawab dan mandiri, tidak lagi tergantung pada orang lain serta mampu melakukan untuk aktifitas hidupnya serta menghadirkan perubahan untuk sekitarnya.

Filosofi Ki Hadjar Dewantara ini sudah di kenal sejak tahun 1902-an, beliau menerapkan pendidikan yang memerdekakan ini pada lembaga pendidikan Taman Siswa.

Jadi tidak berlebihan jika kita mengadaptasi konsep pendidikan beliau yaitu Pendidikan Yang Memerdekakan untuk mengurusi pendidikan saat ini dan bisa diterapkan disekolah kita, mulai dari Visi sekolah yang selaras dengan Misi sekolah, Mulai dari diri sendiri yakini Kepala sekolah dan guru-guru, perangkat kurikulum, Anggaran pendidikan sekolah, lingkungan masyarakat juga yang ikut mendukung serta terlibat untuk kesuksesan penerapan konsep pendidikan yang memerdekakan, tidak lagi memenjarakan murid dan guru dengan aturan pendidikan dan kurikulum.

Hal-hal yang tidak relevan yang tersaji dilapangan saat ini masih beranggapan bahwa guru itu pusat informasi (Teacher Center) padahal kodrat zaman saat ini informasi bisa didapatkan dari berbagai media baik elektronik maupun yang lainnya. Serta mendapatkan informasi belajar dari lingkungan alam sekitar. Serta menganggap bahwa semua siswa itu sama dengan perlakuan sama serta tindakan belajar yang sama padahal kodrat alam anak didik kita itu unik dan berbeda baik karakter, cara pandang juga cara belajar. Tidaklah terlambat mulai dari kita sebagai guru atau pendidik membenahi pandangan kita dan mulai menerapkan pendidikan yang memerdekakan.

Setelah belajar mengenai pendidikan yang memerdekakan tentu ada perubahan paradigma bahwa lembaga pendidikan harus memiliki orientasi pelayanan terhadap siswa dan guru tidak lagi harus menghambat pada siswa dalam hal pengajaran sehingga terciptanya pendidikan yang memanusiakan manusia dan mewujudkannya merdeka belajar. 

Hal apa yang dapat saya kembangkan untuk bisa menumbuhkan pendidikan yang memerdekakan di kelas, diantaranya:

1) Mengenal peserta didik dengan cara merancang dan melakukan asesmen diagnostik awal untuk mengetahui profil siswa;

2) Merancang pembelajaran sesuai dengan hasil asesmen diagnostik awal yang telah dilakukan.

Diakhir kegiatan peserta harus menuliskan prakarsa perubahan yang akan dilakukan dalam format ATAP (Awal, Tantangan, Aksi dan Pelajaran) sesuai dengan kanvas yang telah disediakan.

Hari ini saya belajar...

merancang prakarsa perubahan yang kontekstual dengan potensi dan tantangan praktik pendidikan yang memerdekakan di tempat masing-masing (sekolah tempat mengajar CPP) secara diskusi dengan kelompok yang dipandu oleh instruktur

Hal yang paling membuat tertarik pada hari ini ketika ...

saya harus merancang perubahan prakarsa yang kontektual berupa praktik baik dengan model ATAP bersama kelompok sebagai bahan Latihan untuk merancang perubahan prakarsa yang kontekstual berupa praktik baik.

Hal tersulit yang terjadi pada saya hari ini ketika ...

saya belum memahami secara optimal bagaimana merancang prakarsa berupa praktik baik dengan model ATAP, di mana bagian A (Awal) yang menceritakan situasi awal mencakup tanggung jawab sebagai guru dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai; T (Tantangan) …bagian yang menceritakan tantangan atau kesulitan yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran.; A (Aksi) …..bagian yang menceritakan strategi dan pelaksanaan strategi belajar termasuk penyesuaian strategi bila ada; P (Pelajaran) … bagian yang menceritakan hasil pelajaran refleksi terhadap keseluruhan proses.

Saya bangga kepada diri saya hari ini ketika ...

ketika instruktur memberikan penguatan tentang pemahaman model ATAP. Apa yang disampaikan ternyata sesuai dengan apa yang saya pahami dan presepsi yang ada di benak saya.

Saya ingin tahu lebih banyak tentang...

model ATAP dalam praktik baik pendidikan yang dibuat oleh guru CPP atau CGP yang lainnya.

Satu hal yang ingin saya coba adalah ...

bagaimana membuat praktik baik yang pernah saya lakukan dengan model ATAP tersebut.

Sekian tulisan ini saya buat semoga membawa manfaat. Salam bahagia dan sehat selalu.


Komentar